Peran Bahasa Inggris di Era Global dan Dunia Pendidikan

Peran Bahasa Inggris Era Global

Siapa yang bisa menampik bahwa peran bahasa Inggris yang semakin besar dalam berbagai aspek kehidupan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan bahasa itu sendiri.

Perekonomian, seni dan budaya, politik, hukum, dunia pariwisata, bahkan berbagai sumber literature dari berbagai belahan dunia dalam bidang pendidikan, disadur ke dalam bahasa Inggris. Ilmu pengetahuan berkembang. Bahasa menjadi pengantarnya.

Dunia barat, yang tidak bisa dipungkiri menjadi pusat rotasi perkembangan dunia, menjadikan bahasa Inggris sebagai satu-satunya katalisator bagi mereka yang tidak ingin eksistensi dirinya meredup.

Zaman memaksa kita berkembang. Zaman secara otomatis melakukan seleksi alam. Modernisasi bukan lagi sebatas persoalan IT dan ilmu pengetahuan. Sederhana saja, semua perkembangan itu dimulai dari satu titik: bahasa.

Peran Bahasa Inggris di Dunia Pendidikan

Isu pasar bebas sejak tahun 2010 ibarat pemantik yang memosisikan skill (keterampilan) sebagai hal utama untuk bisa bersaing dan diterima di dunia kerja. Bayangkan saja, dua hingga tiga bahkan empat kali dalam setahun, perguruan tinggi mencetak ribuan sarjana strata satu dengan basic keilmuan yang hampir sama dari semua jenis perguruan tinggi. Sarjana ini kemudian akan bersaing merebutkan kursi dalam dunia kerja.

Sebagai contoh, 10 orang sarjana pendidikan lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) memiliki kualifikasi yang sama dalam bidang kependidikan. Mereka mumpuni sebagai guru SD dengan indeks prestasi kumulatif sangat memuaskan. Lantas siapa diantara mereka yang akan terpilih menjadi guru di sebuah sekolah terkenal berbasis internasional?

Tentu saja basic keilmuan bukan menjadi tolak ukur satu-satunya bagi mereka untuk dapat diterima bekerja. Untuk menjadi guru di sebuah sekolah yang berstandar internasional, diperlukan tim pengajar yang juga berstandar internasional.

Banyak tolak ukur yang bisa dijadikan acuan dalam merekrut pengajar di sekolah seperti ini. Satu hal yang paling mendasar adalah: bahasa. Pekerjaan dengan standar internasional perlu didukung dengan skill yang juga internasional. Apa lagi kalau bukan: kemampuan berbahasa Inggris aktif dan pasif.

Penulis:

Nasridawati – Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.