Pengertian dan Fungsi Psikologi Agama

Psikologi agama yaitu ilmu yang mempelajari kesadaran agama seseorang yang pengaruhnya dapat kita lihat dalam tindakan / perilaku dalam hidupnya.

[su_note note_color=”#f7f7b8″]Kesadaran agama yaitu bagian / aspek keagamaan yang hadir dalam pikiran. Sedang pengalaman agama yaitu unsur perasaan yang membawa kepada keyakinan yang dihasilkan dari tindakan (amaliyah).[/su_note]

Fungsi Psikologi Agama

Psikologi agama berguna dalam bidang pendidikan, industri, sosial, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya dalam aspek kehidupan.

Untuk mengukur tingkat kesadaran agama

Disamping skill, setiap perusahaan dan instansi memerlukan orang-orang baik untuk bekerja di institusi mereka. Psikologi agama berguna untuk mengukur sikap keagamaan calon-calon pegawai (sikap ini mencakup kejujuran, kesungguhan, dan lain-lain) yang kemudian menjadi bahan pertimbangan diterima / tidaknya ia bekerja.

Untuk meningkatkan kesadaran beragama

Dalam industri, ilmu ini dijadikan sebagai barometer untuk meningkatkan nilai-nilai moral buruh, dan menyadarkan mereka dari tindakan-tindakan yang menyimpang, sehingga  mereka menjadi orang yang bertanggung-jawab, jujur, amanah, menghindari hal-hal yang merugikan perusahaan, dan memiliki etos kerja yang mumpuni.

Untuk menghadapi orang berdasarkan kesadaran agamanya.

Ilmu ini digunakan sebagai acuan dalam menghadapi seseorang, dan bagaimana memperlakukan dia dengan semestinya.

Melalui psikologi ini, Snouck Hurgonje menghadapi para pemuka agama dalam rangka menguasai Aceh, sekaligus mempertahankan penjajahan pemerintah hindia Belanda di tanah air.

_______

Sumber:

Prof. Dr. H. Jalaluddin, Psikologi Agama, Raja Grapindo Persada, Jakarta, 2004, Hlm. 16-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.