Bagaimana Menjaga Informasi Terpenting dalam Hidup Anda?

Setiap orang tidak lepas dari komunikasi. Dalam pergaulan, proses pertukaran informasi pasti terjadi.

Ada informasi yang sifatnya penting, ada juga informasi sampah yang tidak beharaga bagi Anda.

Pastikan Anda mengetahui bagaimana menjaga informasi-informasi penting, terutama menyangkut tentang urusan pribadi yang semestinya dirahasiakan.

Penarikan Informasi

Dalam komunikasi, terdapat informasi yang bisa ditarik kembali, ada juga yang tidak.

Saat kita berjanji mengadakan pertemuan, namun ternyata terdapat halangan yang tidak memungkinkan untuk hadir. Kita dapat menariknya kembali dengan memeberikan kabar mengenai ketidak hadiran ini.

Jangan biarkan orang lain menunggu akibat janji yang kita utarakan.

Berilah pemberitahuan awal jika memang berhalangan.

Sebab ini menyangkut reputasi kita ke depan. Orang bisa tidak percaya akibat tindakan negatif kita.

Bagaimana Menjaga Informasi?

Dalam kasus-kasus lain, kita sadari, informasi mengalir laksana air sungai.

Dari hulu ke hilir.

Artinya, apa yang kita sampaikan kepada orang, paling tidak, orang tahu apa yang kita sampaikan.

Kita tidak dapat menarik kembali apa yang telah diketahuinya.

Jika Anda melakukan kesalahan, dengan memberikan informasi yang tidak berhubungan dengan privasi, misalnya info tentang materi kuliah di kelas, maka yang perlu anda lakukan adalah mengklarifikasi kekeliruan tersebut.

RAlat dan sampaikan yang sebenarnya. Jangan biarkan berlarut-larut.

Sebab informasi yang Anda sampaikan dapat menjadi pegangan bagi orang lain. Jika di kemudian hari mereka menyampaikan kembali informasi keliru yang berasal dari Anda, tentu nama baik Anda bisa tercoreng.

PErlu digarisbawahi, jika informasi yang telah terlanjur disamapaikan ternyata menyangkut urusan pribadi, dan bersifat rahasia, maka Anda perlu melakukan beberapa pendekatan.

Jika benar-benar sangat vital, menyangkut nama baik / reputasi Anda, tentunya sangat berbahaya jika terbongkar. Jalan yang dapat Anda tempuh adalah menjaga hubungan baik dengan orang yang mengetahuinya.

Bila tidak, ia mungkin akan memberitahukannya kepada orang lain.

Saran saya, Simpanlah dengan baik semua informasi terpenting yang menyangkut urusan privasi. Jangan kabarkan kepada siapapun. Meski kepada orang dekat Anda.

Kita tidak tahu apakah mereka yang dekat dengan kita mampu menjaga kerahasiaan atau tidak.

Karena itu, berhati-hatilah dalam melakukan curhat. Kalo memang tidak mendesak, lebih baik Anda diam.

Namun, jika memang Anda membutuhkan rekan curhat untuk melepas depresi, maka pilihlah orang-orang yang dapat menjaga kerahasiaan. Orang tersebut belum tentu dari keluarga kita sendiri. Yang terpenting ia benar-benar dapat dipercaya.

Baca:manfaat sifat terbuka dalam menjalin hubungan

Ingat, salah satu faktor keselamatan manusia adalah pandai menjaga lidahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.