4 Pokok Manfaat Sifat Terbuka dalam Menjalin Hubungan

Mengapa seseorang harus mengungkapkan dirinya kepada orang lain?

Apakah cara ini memberikan solusi yang pasti?

Mari kita jawab dua pertanyaan tersebut dengan melihat manfaat sifat terbuka.

Manfaat Sifat Terbuka

Ada banyak keutungan yang dapat kita peroleh dari dari sifat ini.

Namun, saya hanya menguraikan hal-hal pokok yang banyak dirasakan hasilnya.

[su_note note_color=”#ecfaff”]Baca juga

[/su_note]

1. Pengetahuan diri

Salah satu manfaat pengungkapan diri adalah mendapatkan perspektif baru.

Terutama tentang diri kita, serta pemahaman mendalam tentang prilaku kita sendiri.

Seseorang mungkin tidak menyadari bagaimana realita dirinya dihadapan orang lain.

Atau bahkan ia tidak mengerti bagaimana mengentaskan masalah pribadinya.

Dengan berterusterang, ia bisa mendapatkan informasi yang diperlukan.

Dan menyadari bagaimana besarnya manfaat sifat terbuka yang ia miliki.

2. Kedalaman hubungan

Alasan lain mengapa seorang berterusterang adalah ingin membina hubungan.

Atau karena orang yang diajak berkomunikasi adalah yang pantas ia percayai.

Mengungkap area pribadi kita kepada orang lain menunjukkan bahwa kita menghormatinya.

Tanpa berterusterang, hubungan bermakna dan mendalam tidak mungkin terjadi.

Cara ini diakui dapat merekatkan relasi yang lebih intim.

Dan membuat orang yang kita curhati sama-sama mau membuka dirinya.

3. Mengatasi kesulitan

Argumentasi yang kerap dikemukakan mengapa seseorang mau berterus terang adalah ingin mengentaskan kesulitan-kesulitannya.

Saat ia mengalami stress, atau tidak menemukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi, ia akan mencari orang yang lebih relevan untuk berdiaolog bersama.

Ia berani bertanya dan berterusterang, dan berupaya mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk memecahkan persoalannya.

4. Efisiensi Komunikasi

Bersifat terbuka dapat memperbaiki komunikasi.

Saat dua orang saling bermasalah dan memendam apa yang meraka persoalkan, hubungan keduanya akan memanas.

Masing-masing saling memalingkan muka dan tidak mau berbicara.

Jika hal ini dibiarkan, rasa benci akan mengakar di antara keduanya.

Salah satu solusinya adalah sifat keterbukaan.

Mereka harus dipertemukan, serta mengungkapkan keinginan-keinginannya.

Dengan catatan, satu sama lain harus siap menerima.

Dari semua penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa manfaat sifat terbuka begitu besar.

Disamping untuk kepentingan sosial, kepentingan pribadi juga dapat terpenuhi.

Patut diakui, manfaat sifat ini sangatlah banyak.

Namun menurut saya, empat hal di atas adalah yang paling pokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.