Kewajiban Tersangka dan Terdakwa Menurut KUHAP (Pidana)

  • Whatsapp

Berikut ini adalah kewajiban tersangka dan terdakwa menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) :

Tersangka atau terdakwa wajib melapor diri pada waktu yang ditentukan dalam hal yang bersangkutan menjalani penahanan kota (Pasal 22 ayat 3 KUHAP).

Muat Lebih

Kewajiban meminta izin keluar rumah atau kota dari penyidik, penuntut umum atau hakim yang memberi perintah penahanan, bagi tersangka atau terdakwa yang menjalani penahanan rumah atau penahanan kota (Pasal 22 ayat 2 dan 3 KUHAP).

Kewajiban menaati syarat yang ditentukan bagi tersangka atau terdakwa yang menjalani masa penangguhan, misalnya wajib lapor tidak keluar rumah atau kota (penjelasan Pasal 31 KUHAP).

Wajib menyimpan isi berita acara (turunan berita acara pemeriksaan) untuk kepentingan pembelaannya (Pasal 72 KUHAP dan penjelasannya).

Kewajiban menyebut alasan-alasan apabila mengajukan permintaan tentang sah atau tidaknya suatu penangkapan atau penahanan, serta permintaan ganti kerugian dan atau rehabilitas (Pasal 79 dan 81 KUHAP).

Tersangka /saksi wajib datang kepada penyidik apabila dipanggil, Jika tidak datang, maka dipanggil sekali lagi dengan petugas yang membawanya kepada penyidik. Namun jika memiliki alasan yang patut dan wajar, maka penyidik yang mendatangi tersangka / saksi. (Pasal 112 dan 113 KUHAP).

Wajib hadir pada hari sidang yang telah ditetapkan. Apabila terdakwa setelah diupayakan dengan sungguh-sungguh tidak dapat dihadirkan dengan baik, maka terdakwa dapat dihadirkan dengan paksa (Pasal 154 ayat 4 & 6 KUHAP).

_______

Sumber: Dr. Andi Hamzah, S.H., KUHP & KUHAP, Rineka Cipta, Jakarta, 2014, hlm: 242-279.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.