3 Jenis Mendengarkan untuk Keperluan Studi Anda

Mendengarkan didefinisikan sebagai porses aktif menerima stimulus melalui telinga.

Proses aktif artinya memerlukan tenaga, atau konsentrasi. Di dalamnya terdapat unsur kesengajaan menerima rangsangan.

Perlu Anda ketahui, ada dua istilah yang berbeda, yaitu mendengarkan dan mendengar.

Arti mendengarkan telah saya sebutkan di atas.

Sedang, mendengar adalah sebuah proses pasif, terjadi secara tidak sengaja.

Ketika saya berjalan melewati sekelompok orang sedang berbincang-bincang, saya mengetahui sekilas apa yang mereka bicarakan.

Tidak semua isi pembicaran. Yang diketahui hanyalah apa yang saya dengar saat lewat.

Gambaran inilah yang disebut dengan mendengar.

Menerima stimulus artinya menyerap rangsangan dan memprosesnya dengan cara tertentu.

Di sini terdapat upaya mencerna, memikirkan, atau bahkan merenungkan apa yang didengarnya.

Langkah ini bermanfaat untuk mengikat informasi lebih kuat.

Sebaliknya, dalam pepatah terdapat istilah “masuk telinga kanan, keluar ke telinga kiri”.

Artinya informasi yang disampaikan dianggap angin berlalu.

TIDAK membekas.

Para siswa yang duduk bersama di kelas belum tentu mendengarkan penjelasan guru.

Mungkin beberapa diantaranya tidak konsentrasi, sehingga tidak mengetahui isi materi yang dipaparkan.

[su_note note_color=”#ecfaff”]Baca:

Beberapa Jenis Mendengarkan

Untuk mengetahui jenis-jenisnya, perhatikan uraian di bawah.

1. Untuk kesenangan

Prosesnya kadang menyita banyak waktu.

Seseorang yang memiliki banyak aktifitas, kadang menikmati lagu untuk menghilangkan rasa penatnya.

Mendengarkan percakapan dalam film, cerita humor, dan sejenisnya merupakan bagian dari kesenangan.

2. Untuk informasi

Jenis ini adalah yang paling biasa kita lakukan.

Di kalangan orang-orang terpelajar, memahami informasi yang disampaikan guru sangatlah penting.

Tujuan menonton berita televisi adalah mengetahui informasi yang tentunya diperoleh melalui telinga, sedang gambar hanyalah sebagai pendukung.

3. Untuk membantu

Pernahkan Anda bayangkan bagaimana seseorang mengungkapkan isi hatinya?

Mendengarkan pada konteks ini dilakukan untuk membantu.

Saat Anda bercerita masalah pribadi kepada saya, agar segera dapat dipecahkan, tentu hal yang harus saya lakukan adalah mendengarkan Anda.

Meski informasi yang anda utarakan tidaklah begitu urgen untuk kepentingan saya.

Namun saya menyimak, saya hormati Anda, sehingga Anda senang bercerita panjang lebar.

Dan akhrinya saya tahu apa akar masalahnya, serta bagaimana solusinya.

Sebenarnya jika kita kaji, masih banyak lagi tujuan-tujuan lain.

Namun menurut saya, tiga hal diatas adalah yang paling umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.