Hukum Menyamak Kulit dalam Fiqih Syafi’iyah

Menyamak kulit – Setiap kulit bangkai mejadi suci jika di samak. Kecuali kulit anjing dan babi, atau kulit hewan keturunan dari keduanya / keturunan dari salah satu keduanya.

Dalil:

.عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((إذا دُبِغ الإهابُ فقد طهُر))؛ أخرجه مسلم

Dari Ibn Abas, Rasulullah SAW bersabda: Jika kulit binatang di samak maka menjadi suci. (H.R. Muslim, Nomor 366.)

______________

Suber: Musthofa Dib al-Biga, at-Tadzhib Min Adillati Matnil Goyah Wat Taqrib, al-Hidayah, Surabaya, 1978, hlm: 11.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.