Gaya Belajar Unik untuk Cepat Menguasai Materi Pelajaran

Manusia memiliki gaya belajar yang unik. Ada yang dapat menguasai materi dengan membaca sekilas, membuat coretan gambar, dengan gerak tubuh, dan lain sebagainya.

Meski kita duduk di kelas yang sama, belum tentu nyaman dengan metode yang diterapkan. Disinilah peran seorang guru diperlukan. Ia harus menyadari perbedaan gaya belajar yang siswa miliki.

Kita patut menelusuri cara dan momen yang cocok untuk menelaah materi. Menggunakan metode yang tepat guna melejitkan hasil belajar adalah dambaan setiap orang. Namun jangan lupakan kondisi pendukung belajar ANdA.

Pernahkah Anda mengalami kesulitan memahami buku bacaan ditengah keramaian? Namun diwaktu yang sunyi, Anda justru dapat menyerapnya dengan baik.

Demikian juga saya. mudah menelaah materi di waktu sepertiga malam. Tapi kerap mengalami hambatan di siang atau sore hari. Yang jelas, saya rasakan ada perbedaan.

Mengapa demikian?

Ada dua hal yang perlu kita sadari. Pertama, cara bagaimana belajar dengan efektif. Kedua, kondisi yang mendukung pembelajaran kita.

[su_note note_color=”#ecfaff”]Baca juga:

[/su_note]

Fahami Gaya belajar

Gaya belajar yang saya maksud di sini adalah cara yang diterapkan. Secara umum ada beberapa pendekatan yang dilakukan. Diantaranya yaitu pendekatan visual, auditori, serta pendekatan kinestetik.

Gaya belajar visual akan secara optimal menyerap informasi melalui membaca/melihat. Gaya auditori melalui mendengar. Gaya kinestetik melaui contoh atau membayangkan orang lain melakukan hal yang akan dipelajarinya.

Orang yang lebih menyukai musik dapat lebih mudah menelaah informasi dengan menggunakan pendekatan audio. Namun ada juga yang lebih dominan dengan membaca, atau dengan gerak tubuh. Semua itu adalah bagian dari metode belajar.

Kita tidak serta merta hanya menggunakan satu pendekatan, dan mengabaikan yang lain. Ingat, setiap manusia dapat menggunakan semua gaya belajar, serta memaksimalkannya. Yang terpenting, tujuan dapat dicapai, terserah bagaimana metodenya. Jangan terpusat pada metode, sedangkan tujuan malah kita abaikan.

Cobalah lakukan variasi.

Pada saat-saat tertentu, kita tidak dapat belajar dengan pendekatan audio secara maksimal. Mungkin karena bising, atau karena jenuh. Sehingga kita tidak berkonsentrasi dengan baik. Agar tidak monoton, lakukan cara alternatif. Seperti membaca buku, melakukan tanya jawab, menggunakan media internet, dan lain sebagainya. Semua itu dilakukan untuk meraih target.

Kuasai metode

Jika Anda membaca, cari tahu metode membaca yang efektif. Sadari bagiamana menguasai isi bacaan dengan cepat.

Demikian pula bila belajar melalui video. Pilah video mana yang relevan. Serta cara yang tepat untuk menguasai materinya.

Ingat, anda belajar untuk mencapai apa yang diinginkan, bukan untuk membuang-buang waktu yang berkesinambungan.

Banyak orang yang menghabiskan waktu bertahun-tahun lamanya, namun hasil yang diperoleh tidak lah maksimal. Hal ini karena mereka tidak menyadari bagaimana metode yang cocok.

Sadari Kondisi Belajar

Orang yang hobi membaca, pada saat-saat tertentu ia tidak menguasai apa yang dibacanya. Hal ini disebabkan oleh faktor internal dan eksternal dirinya.

Meski Anda cerdas dan cepat menangkap isi sebuah buku, pasti akan kesulitan memahaminya jika jiwa Anda terguncang hebat.

Kadang kita tidak tidak cocok belajar dipagi hari. Hasilnya tidak maksimal bila dipaksakan. Hal ini terjadi mungkin karena tugas membereskan rumah, atau karena rasa ngantuk yang berlebihan akibat hobi bergadang.

Saat lapar, saya kadang tidak bisa berkonsentrasi. Meski dengan menerapkan metode jitu yang biasa saya lakukan. Tetap saja tidak bisa mencerna materi.

Kondisi-kondisi ini lah yang sepatutnya kita sadari.

Namun ingat, Masing-masing orang berbeda. Ada yang dapat belajar dengan baik saat lapar. Ada juga yang terhambat di waktu / tempat tertentu.

Intinya, sadari..!!! Sesuaikan dengan diri ANDA.

Beberapa kondisi penghambat saat kita belajar diantaranya adalah:

Internal:

  • Lapar
  • Terguncang
  • Marah
  • GAK punya duit

Eksternal:

  • Ramai
  • Ditelpon PAcar
  • Bising
  • Anak merengek-rengek minta DUIT

Sisanya, Ada pada Anda. Sebab masih banyak yang belum saya sebutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.