Pengertian, Macam, Isi dan Fungsi Akta Kematian

Pengertian

Akta kematian adalah akta yang berkaitan dengan meninggalnya seseorang. Atau akta yang berisi tentang keterangan kematian seseorang.

Macam

Terbagi menjadi dua macam, yaitu:

1. Akta kematian Umum

Yaitu akta yang diterbitkan ketika laporan kematian belum lewat dari 10 hari bagi Warga negara Indonesi (WNI), dan 3 hari bagi Warga negara Asing (WNA).  

Syarat penerbitan akta umum ini yaitu adanya keterangan kematian dari lurah/kepala desa dan/atau dari rumah sakit, serta adanya akta perkawinan dan akta kelahiran anak-anaknya bila sudah menikah/mempunyai anak.

2. Akta kematian khusus

Yaitu akta yang diterbitkan bila laporan kematian lebih dari sepuluh hari.

Syarat penerbitan akta khusus ini yaitu adanya penetapan dari pengadilannegeri di wilayah hukum tempat terjadinya kematian

Isi

Secara umum, isi dari akta ini adalah:

  • Tanggal kematian
  • Tempat kematian
  • Nama orang yang meninggal dunia.

Baca juga:

  1. Syarat ketentuan akta otentik
  2. Jenis dan fungsi akta catatan sipil

Fungsi

Fungsinya adalah sebagai berikut:

  • Untuk menetapkan wali bagi anak yang belum berumur 18 tahun
  • Untuk menetapkan ahli waris
  • Untuk menetapkan waktu tunggu (masa iddah) bagi wanita yang ditinggal mati.
  • Untuk menjadi bukti bebas izin orang tua bagi perkawinan dibawah usia 21 tahun
  • Bagi pemerintah, akta ini dapat digunakan untuk menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan pemakaman dan kesehatan.

_____________

Sumber:

Neng Yani Nurhayani, S.H., M.H., Hukum Perdata, Pustaka Setia, Bandung,  2015, hlm: 108-109.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.